kupandangi keajaiban biru itu...
lalu menyentuhnya n menari diatasnya...
indah...
kupeluk setiap belaian angin ang menyentuhku...
kunikmati hangat yang membakar kekosongan ku...
menghanguskan segala sepi nh kelukaan...
CINTA N KESETIAAN seorang kekasih....
lalu menyentuhnya n menari diatasnya...
indah...
kupeluk setiap belaian angin ang menyentuhku...
kunikmati hangat yang membakar kekosongan ku...
menghanguskan segala sepi nh kelukaan...
CINTA N KESETIAAN seorang kekasih....
sang surya yang membuka fajar...
ia pula yang menutup senja...
dikala sepi menyapa kesendirianku...
terlintas bay6ang mu dalam angan ku...
terik mentari temani siang...
indah rembulan temani malam...
begitu pula yang kuingin...
engkau menemani ku setiap saat...
untuk menjalani waktu...
pasir rindukan gulungan ombak...
nyiur rindukan belaian angin...
pantai rindukan kembalinya nelayan...
cinta rindukan sentuhan hangat...
Aku terus mencoba bertahan...
melawan kegetiran jiwa ku...
menatap mentari siang yang panas...
menahan kerasnya kebimbangan ku...
sepercik asa menyentuh jiwa ku...
mengalirkan semangat dilembah keputusasaan...
dalam kerikil kehidupan yang tajam...
badai datang menawarkan kegoyahan...
mencoba memberikan kebimbangan...
angan-angan datang dengan cintanya...
menebar kasih bagai cahaya kecil...
memandang tapi tak dapat merasakan...
memiliki tapi tak dapat mencintai...
kasih yang tak berujung...
tapi harus berpangkal...
suatu yang terjawab tanpa kata...
suatu yang terungkap tanpa maksud...
dan terurai tanpa kesengajaan...
karena berawal dari tatapan mata...
kudengar sayup suara angin...
bertiup menerpa dedaunan...
hembusan dingin menyeruak hatiku...
malam semakin larut kala bulan tertutup awan...
dan diriku semakin larut dalam kesedihan...
meengikuti alunan melody hatiku..
yang mengajak ku untuk menelusuri hatimu...
menemui sifatmu n mengenal dirimu lebih dalam lagi tanpa ragu...
karna kau akan selalu ada bersama ku...
manjaga ku n melindungi ku untuk selamanya...
jangan pernah kau tinggalkan aku sendiri...
karna kau hanya milik ku seorang...
ia pula yang menutup senja...
dikala sepi menyapa kesendirianku...
terlintas bay6ang mu dalam angan ku...
terik mentari temani siang...
indah rembulan temani malam...
begitu pula yang kuingin...
engkau menemani ku setiap saat...
untuk menjalani waktu...
pasir rindukan gulungan ombak...
nyiur rindukan belaian angin...
pantai rindukan kembalinya nelayan...
cinta rindukan sentuhan hangat...
Aku terus mencoba bertahan...
melawan kegetiran jiwa ku...
menatap mentari siang yang panas...
menahan kerasnya kebimbangan ku...
sepercik asa menyentuh jiwa ku...
mengalirkan semangat dilembah keputusasaan...
dalam kerikil kehidupan yang tajam...
badai datang menawarkan kegoyahan...
mencoba memberikan kebimbangan...
angan-angan datang dengan cintanya...
menebar kasih bagai cahaya kecil...
memandang tapi tak dapat merasakan...
memiliki tapi tak dapat mencintai...
kasih yang tak berujung...
tapi harus berpangkal...
suatu yang terjawab tanpa kata...
suatu yang terungkap tanpa maksud...
dan terurai tanpa kesengajaan...
karena berawal dari tatapan mata...
kudengar sayup suara angin...
bertiup menerpa dedaunan...
hembusan dingin menyeruak hatiku...
malam semakin larut kala bulan tertutup awan...
dan diriku semakin larut dalam kesedihan...
meengikuti alunan melody hatiku..
yang mengajak ku untuk menelusuri hatimu...
menemui sifatmu n mengenal dirimu lebih dalam lagi tanpa ragu...
karna kau akan selalu ada bersama ku...
manjaga ku n melindungi ku untuk selamanya...
jangan pernah kau tinggalkan aku sendiri...
karna kau hanya milik ku seorang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar